Cara memasang batu alam pada pilar

Batu alam menjadi salah satu daya tarik rumah yang indah terutama bagi yang menyukai kesan alam atau natural di rumah. Hampir semua jenis atau tipe rumah akan terkesan cantik dan natural jika dipasang batu alam baik pada dinding, pilar, lantai ataupun carpot.cara memasang batu alam pada pilar

Menghadirkan kesan natural tidak semudah yang dibayangkan. Kejelian dan ketelitian dalam memilih motif, warna, dan ukuran batu alam untuk dipasang pada bagian rumah Anda sangat menentukan keberhasilan pemasangan batu alam.

Selain unik, keberadaan batu alam meski hanya sedikit saja pada bagian tembok atau pilar, akan memberi kesan berbeda dan nampak seolah berada di alam yang segar.

Banyak sekali jenis batu alam yang dijual di toko-toko material atau gerai khusus penjual batu alam. Harga batu alam sangat bervariasi sesuai dengan motif, batu alam untuk dinding atau lantai, tren dan ukuran yang disediakan. Anda akan merogoh kocek yang cukup lumayan untuk membelinya, saya sarankan tidak usah memaksakan diri.

Keberhasilan dan bagus tidaknya pasangan batu alam tidak hanya ditentukan dari faktor cara memilih dan harganya. Namun tidak boleh dilupakan juga adalah faktor cara memasangnya.

Cara memasang batu alam pada pilar

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan cara memasang batu alam pada dinding, dan kali ini akan dijelaskan cara memasang batu alam pada pilar atau tiang penopang teras rumah.

  1. Pilih kembali batu alam yang telah dibeli, sortir jika ada yang rusak. Usahakan pilih dengan ukuran yang relatif sama, pisahkan ukuran yang berbeda untuk variasi.
  2. Rendam batu alam selama minimal 6 jam sebelum pemasangan, agar daya rekatnya lebih baik.
  3. Lakukan pengecekan ukuran pilar, usahakan setiap body pilar berukuran sama, panjang, dan lebarnya.
  4. Periksa tegak lurusnya menggunakan lot atau waterpas. Jika tiang atau pilar belum tegak lurus, plester terlebih dahulu dengan semen dan pasir. Sebagai mal/profil, gunakan dua batang hollow pada setiap sudut yang telah diluruskan dengan lot. Permukaan plesteran tidak usah dihaluskan. Hal ini akan menambah daya rekat batu alam.
  5. Jika memungkinkan gunakan semen adhesive sebagai perekat batu alam. Tersedia beragam merek semen adhesive di toko material.
  6. Jika semua bagian pilar telah baik dan benar ukurannya, Anda sudah boleh memasang batu alam.
  7. Siapkan adukan semen dan pasir, serta campuran semen adhesive. Adonan harus seperti pasta.
  8. Angkat batu alam sesuai kebutuhan dan tiriskan.
    Pasang benang pada bagian sudut pilar yang telah diukur dengan lot.
  9. Pasang mulai dari bawah. Dan usahakan bagian bawah telah diperiksa tingkat datarnya dengan selang atau waterpas.
  10. Pada bagain sudut harus dipotong miring membentuk sudut 45 derajat, sehingga akan menghasilkan sudut yang baik ketika terjadi pertemuan dengan sudut yang lain.
  11. Siapkan spons atau kuas dengan seember air bersih untuk mengelap bagai batu alam yang terkena adukan. Usahakan langsung dibersihkan.
  12. Gunakan palu karet berukuran kecil untuk memukul pasangan batu alam.
  13. Jika telah selesai, cuci pasangan batu alam setelah 12 jam pemasangan dan gunakan sikat untuk membersihkannya.
  14. Jika telah kering, permukaan batu alam dapat dipoles dengan cat khusus batu alam atau vernis.

Demikian cara pasang batu alam pada pilar yang akan mempercantik rumah Anda. Selamat mencoba.

Share Button
author avatar

Penulis menekuni bidang bangun dan renovasi rumah, sebagai operator warehouse, applicator di area Palembang, sejak tahun 2004. Tertarik pada Home Design (interior dan eksterior), blogging, lansekap. Aktif juga menulis di beberapa blog dan situs web-nya, salah satunya adalah situs web WWW.BANGUNRUMAH.NAME ini.

One Comment

  1. Pingback:Tips jitu membuat pasangan batu bata rapi dan indah | Bangun Rumah

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published