Cara Memasang Keramik Lantai Secara Diagonal

Jumpa lagi dengan saya di situs bangunrumah.name. Pemirsa sudah hampir 2 dekade ini hampir seluruh rumah telah dipasang keramik sebagai lantainya. Dengan mempertimbangkan ragam produk keramik, daya tahan, ukuran yang relatif sama (presisi), mudah dalam perawatan dan harganya yang bervariasi sesuai dengan daya beli konsumen. Sudah bukan zamannya lagi memakai tegel ubin yang tebal dan berat atau marmer yang merepotkan, dan ada salah satu sisi kelemahan dari marmer adalah sulit dibersihkan dari noda.

Peralihan penggunaan keramik membuat persediaan beraneka ragam keramik di pasaran, dan tersedia berbagai macam tipe. Hal ini tentunya semakin memudahkan pemasangannya oleh teknisi bangunan atau tukang. Khusus lantai, terdapat beragam cara dan pola pemasangan keramik. Ada yang paralel, diagonal, interlocking grid, catur, basket weave dan sebagainya.

Pemasangan pola diagonal

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang cara memasang keramik secara diagonal. Insyaallah metode pemasangan yang lain akan dijelaskan pada kesempatan yang lain.

Persiapan

Tahap pertama adalah mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Tahan ini hampir sama dengan cara memasang keramik lantai paralel, memasang keramik dinding dan pola pemasangan keramik lainnya.

Beberapa alat yang diperlukan antara lain: benang tukang, selang kecil sebagai waterpas, paku beton, palu besi, palu karet, centong, kain lap atau spoons, sekop atau cangkul.

Bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut: semen, pasir, dan keramik. Berapa bahan yang diperlukan untuk memasang keramik? Jumlah bahan yang dibutuhkan tergantung berapa luas ruangan yang akan dipasang keramik dan ketebalan adukan sebagai dasar dan perekat keramik.

Sebagai cadangan, bila kita memasang keramik dengan cara diagonal, maka kebutuhan keramik akan lebih banyak sekitar 30 persen dan jumlah ketika memasang secara pararel. Sebab pada bagian sisi dinding akan banyak pemotongan keramik dan biasanya tidak terpakai. Berbeda sekali dengan cara memasang lurus, sisa potongan akan bisa digunakan sebagai flint atau pada sisi dinding lainnya.

Pemasangan

Berikut ini penjelasan tentang cara memasang keramik lantai secara diagonal, baca dengan seksama semoga mudah dipahami.

  1. Jika bahan telah siap, maka rendam keramik dalam air selama  lebih dari 3 jam agar daya rekat keramik lebih sempurna. Buka kotak keramik satu per satu dan lakukan pemeriksaan, sebelum sambil merendam, sebagai antisipasi jika ada kerusakan atau cacat pada keramik, maka pisahkan kepingan yang rusak. Keramik yang rusak dapat digunakan untuk bagian pinggir dekat dinding.
  2. Sebelum keramik dipasang, hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah mengukur luas ruangan dan mencari sisi tengah diagonal ruangan. Kita ambil contoh misalnya ruang tengah ukuran 3,5 x 3 meter.
  3. Jika titik tengah diagonal ruangan telah ditentukan, maka dari situlah nanti pertama sekali kita akan memasang keramik, diteruskan ke arah kanan, ke kiri, ke atas dan ke bawah.
  4. Berikutnya ‘menimbang’, yaitu menentukan ketinggian lantai keramik dari kusen atau daun pintu menggunakan selang kecil yang diisi dengan air (menggunakan teori bejana berhubungan). Cara ini juga dapat menggunakan waterpas, namun menurut saya alat tersebut kurang akurat untuk menimbang pada ruangan yang luas, kecuali untuk pengecekan saja. Ukur ketinggian pada setiap sudut ruangan dan tancapkan paku beton, pasang benang sebagai patokan ketika memasang keramik.
  5. Pasang benang pada dua jalur rata dengan dinding, dan dua jalur menurut diagonal ruangan (karena kita akan memasang keramik diagonal).
  6. Jika adonan telah disiapkan dengan perbandingan 1 semen: 3 pasir beton. Adonan tidak boleh terlalu basah atau terlalu kering. Hasil pengadonan dapat dicek dengan cara menggenggam adonan dengan tangan, jika dilepas tetap dalam kondisi bulat, maka adonan itu baik untuk memasang keramik.
  7. Tebarkan adonan pada bagian dalam antara dua benang, kira-kira diperoleh satu baris pasangan keramik.
  8. Siram dengan aci encer sebagai perekat antara keramik dengan adukan., lakukan pada bagian atas adukan setelah diratakan dan siram untuk dua atau tiga keping keramik saja dulu, jika langsung menyiram aci terlalu banyak, acian akan cepat mengering sehingga mengurangi daya rekat keramik.
  9. Lakukan pemasangan satu per satu yang dimulai dari titik tengah diagonal ruangan. Diteruskan ke arah kanan dan ke semua ruangan. Gunakan palu karet untuk menekan keramik secara perlahan namun pasti, ratakan bagian sisi keramik dengan benang. Adonan yang rata dan baik serta cara pemukulan yag benar akan menghasilkan pasangan keramik yang baik, tidak kopong dan rapi.
  10. Lakukan pemotongan pada sisi dekat dengan dinding menggunakan alat pemotong keramik seperti angel grinder atau gunting keramik.
  11. Pemotongan harus berjarak maksimal 0,5 cm dari dinding agar lebih rapi dan tidak berongga.
    Jika telah selesai, bersihkan dengan spoons atau kain lap. Biarkan pasangan keramik selama 2-3 hari, baru lakukan pengisian nat dengan grout.

Ternyata tidak sulit memasang keramik lantai diagonal ya, silakan Anda mencobanya sendiri.

Share Button
author avatar

Penulis menekuni bidang bangun dan renovasi rumah, sebagai operator warehouse, applicator di area Palembang, sejak tahun 2004. Tertarik pada Home Design (interior dan eksterior), blogging, lansekap. Aktif juga menulis di beberapa blog dan situs web-nya, salah satunya adalah situs web WWW.BANGUNRUMAH.NAME ini.

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published