Cara Memasang Kloset Jongkok

Kloset jongkok sebagai ‘pemain lama’ di kalangan masyarakat Indonesia, dikenal dengan kepraktisan dan harga yang lebih murah dari kloset duduk. Kloset jongkok dibanderol dengan harga sangat murah dari seratus ribuan hingga dua ratus ribuan. Cukup fantastis jika dibandingkan dengan harga kloset duduk yang jauh lebih mahal untuk merek terkenal seperti Amstad, Toto dan lainnya mulai harga satu juta-an.

Selain alasan dan pertimbangan harga untuk sekedar fasilitas WC, alasan lain adalah kloset jongkok lebih sehat dari sisi cara pengeluaran kotoran (spektrum lebih longgar dan tidak terjepit sehingga kotoran lebih mudah keluar-red). Menurut para ahli kesehatan, salah satunya  saya kutip perkataan Henry L. Bockus dalam jurnal Gastroenterology: “Posisi paling ideal untuk buang air besar adalah jongkok dengan paha tertekuk pada perut. Sehingga dengan cara seperti ini  kapasitas rongga  perut menjadi berkurang dan terjadi peningkatan tekanan intra abdomen yang mendorong keluarnya feses lebih mudah.”

Kemudian ada sebagian masyarakat yang memang telah terbiasa dengan kloset jongkok dan sulit untuk beralih ke toilet duduk. Seperti ada rasa keberatan untuk beralih ke kebiasaan baru yang cukup ‘asing’ bagi mereka.

Demikian beberapa alasan mengapa kebanyakan masyarakat kita (Indonesia) masih “menyukai” kloset jongkok sebagai salah satu fasilitas WC dan kamar mandi.

Cara memasang kloset jongkok

Kita kembali kepada topik bahasan utama dalam artikel ini yaitu cara mudah memasang kloset jongkok.

  1. Sebagai langkah awal adalah mempersiapkan lubang pengeluaran atau saluran feset ke arah septic tank (sekarang banyak digunakan sebagai alat penampungan dan peresapan kotoran, beda dengan zaman dulu yang masih menggunakan sungai bagi warga yang tinggal di pesisir sungai. atau kakus sebagai lubang sementara-red). Gunakan pipa PVC atau sejenisnya dengan ukuran 3 – 4 Inchi, gunakan kualitas standar, misalnya Wavin atau GGG. Sebenarnya pemasangan pipa-pipa ini harus telah disiapkan semenjak pembuatan pondasi rumah, jika membangun rumah baru. Jika belum terpakai, tutup ujungnya dengan kantong plastik yang kuat dan tahan lama.
  2. Menentukan posisi kloset yang telah di tetapkan dalam gambar denah rumah, atau mengubah posisinya dengan resiko memindahkan atau memasang pipa saluran pembuangan baru.
  3. Hal penting yang harus diperhatikan adalah posisi pipa pada bagian kloset harus lebih tinggi dari septic tank, sehingga kotoran cepat mengalir ke tempat peresapannya. Untuk kloset jongkok posisinya harus lebih tinggi dari lantai kamar mandi atau keramik.
  4. Sebaiknya letakkan kloset pada sebelah kiri bak penampungan air, sehingga mudah ketika istinja’. Sediakan ruangan sebesar 80 cm persegi untuk menaruh kloset duduk. Ukuran ini dapat lebih besar sesuai dengan ketersediaan ruang kamar mandi dan kenyamanan seseorang yang akan menggunakan WC.
  5. Pemasangan kloset duduk dapat dilakukan setelah pemasangan keramik lantai kamar mandi atau sebelumnya. Dua versi ini silakan Anda pilih mana yang lebih mudah.
  6. Pasang batu bata sebagai penopang dan dinding bagian bawah kloset. Gunakan adukan pasir dan semen 3 : 1. Susun batu bata dengan rapat pada bagian pinggir atau dinding. Buat lekukan berbentuk kotak dengan ukuran lebih kecil dari kloset sebagai penampung ke arah lubang pipa. Dinding lubang ini harus diplester dengan adukan semen dan pasir 1 : 2, kemudian diaci agar tidak terjadi rembesan ke pori-pori tanah.
  7. Posisi lubang pipa dapat diletakkan di bagian depan atau bawah kloset, atau belakang. Semua arah dapat di gunakan.
  8. Pasang keramik terlebih dahulu agar terbentuk corak keramik yang baik. Kemudian letakkan kloset di atasnya menggunakan aci atau adukan 1: 2. Pada bagian pinggir atau tepi kloset di tutup dengan naad.
  9. Kelebihan pemasangan kloset setelah proses pasang keramik adalah Anda tidak perlu lagi menggunakan waterpas sebagai peratanya. Dengan catatan pasangan keramik sudah datar, atau jika pun miring sedikit, usahakan ke arah depan, dan kanan kiri rata. Jika pemasangan kloset jongkok dilakukan sebelum memasang keramik, Anda harus menggunakan waterpas untuk mengukur sifat datarnya.

Demikian penjelasan mengenai cara memasang kloset jongkok dengan mudah dan praktis. Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin memasang sendiri kloset jongkok di rumah.

Share Button
author avatar

Penulis menekuni bidang bangun dan renovasi rumah, sebagai operator warehouse, applicator di area Palembang, sejak tahun 2004. Tertarik pada Home Design (interior dan eksterior), blogging, lansekap. Aktif juga menulis di beberapa blog dan situs web-nya, salah satunya adalah situs web WWW.BANGUNRUMAH.NAME ini.

3 Comments

  1. Pak Gun, kalo mau bongkar/ganti kloset jongkok gimana caranya? Apa harus membongkar keramik lantai disekitarnya juga? Punya saya sudah ga kinclong lagi karena sudah terlalu lama barangkali dan kualitas air yg ga bagus. Pake pembersih apapun ga bikin kinclong kalo kondisi kering, kalo basah sih ga keliatan. Thx

    • Pak Ronny Kusumah yang saya hormati, sebelum melakukan tindakan untuk membingkar kloset, lihat dulu tepi bagian bawaj kloset. Jika hanya menempel pada bagian atas keramik, maka lepas baut atau dynabolrt yang dipasang pada sisi kanan dan kiri kaki kloset, kemudian angkat saja dan ganti dengan merek dan seri yang sama. Jika terdapat bekas semen (berarti kloset ditanam) dan harus dilakukan pembongkaran keramik.

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published