Bangun Rumah

Tips dan cara bangun rumah ideal

Cara Memasang Pagar BRC

Pagar memiliki beragam fungsi dan manfaat, salah satunya adalah pelindung rumah dan penghias tambahan bagi rumah tinggal. Masing-masing Anda pasti memiliki pilihan cara dan jenis pagar untuk rumah dan lahan kesayangan Anda. Pilihan bentuk dan jenis bahan yang akan dipilih sebagai pagar pembatas dan pelindung rumah disesuaikan dengan selera dan kondisi keuangan Anda, seberapa kesanggupan membuat pagar agar tidak melebihi anggaran yang tersedia.

Oke, pemirsa Bangun Rumah, kali ini saya tidak berbicara soal anggaran dan sejenisnya. Namun topik kali ini tentang cara memasang pagar BRC dengan mudah dan cepat. Anda dapat menggunakan tiang beton atau tiang besi dan kombinasi keduanya. Namun saya sarankan jika pagar rumah Anda pada bagian depan, gunakan tiang beton agar terlihat lebih bagus dan tiang dapat dimodifikasi sesuai dengan selera Anda.

  1. Ukur lahan atau keliling lahan yang akan dipasang pagar brc. Bagi menjadi beberapa titik dengan berpedoman pada berapa ukuran brc yang akan Anda beli. Berikut ini beberapa contoh ukuran pagar BRC yang tersedia di pasaran:
    Hot dip galvanized dan electro plating memiliki ukuran dengan tinggi 60 cm, 90 cm, 120 cm, 150 cm, 175 cm, 190 cm, dan 240 cm. Masing-masing dengan lebar 240 cm. Diameter besi yang tersedia sekitar 5-8 mm.
    Setelah diperoleh panjang lahan, bagi dalam beberapa titik dengan pedoman ukuran pagar BRC. Misalnya setiap 240 cm akan dipasang tiang besi, lebihkan beberapa centimeter untuk ruang “cantelan” tiang besi. Sesuaikan dengan lebar tiang besi yang tersedia. Misalnya beberapa contoh ukuran tiang besi dari pabrik BRC, 1,5 hingga 2 inchi.
  2. Jika Anda menggunakan tiang beton buatan sendiri, Anda dapat mengatur sendiri berapa lebar tiang yang diinginkan.
  3. Tancapkan kayu gelam sebagai tanda yang nantinya akan digali lubang untuk penegak tiang besi. Hal yang harus diperhatikan adalah lubang galian harus lebih dalam, minimal 30 cm dari tanah datar atau disesuaikan dengan kondisi tanah setempat. Jika tanah cukup padat dan keras, 20 cm sudah cukup layak.
  4. Lebar galian adalah sekitar 20 cm.
    Jika galian telah siap, maka Anda harus menegakkan tiang dengan waterpas dan disangga menggunakan kayu reng atau hek agar tiang tidak bergerak. Tegakkan beberapa tiang, kemudian lakukan pengecoran setiap galian dan tiang dengan cor beton bertulang.
  5. Selang satu atau beberapa hari setelah pengecoran, lakukan pemasangan pagar BRC dengan mencantelkan pada stik yang telah disediakan. Lakukan penguncian agar pagar aman dari kehilangan dan tindakan tidak baik lainnya.
  6. Jika Anda membuat tiang sendiri, maka pagar BRC harus ditanamkan pada tiang, minimal 3 cm. Dan Anda harus menggunakan besi behel untuk penguat tiang dengan kedalaman galian minimal 40 cm. Anda dapat menghias tiang sendiri dengan keramik, batu alam atau dicat biasa.

Demikian penjelasan tentang cara mudah memasang pagar BRC, semoga bermanfaat bagi Anda.

Related Posts
Cara Pasang Hebel untuk Pagar
Sebelum berbicara mengenai cara memasang hebel atau bata ringan, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu hebel/bata ringan. Sebab hal ini merupakan bagian penting yang harus diketahui karena merupakan bagian ...
READ MORE
Contoh gambar pagar
Pagar merupakan bagian dari sebuah rumah atau bangunan. Pagar memiliki fungsi pokok sebagai pembatas halaman atau tanah dengan tetangga. Pagar seharusnya dibuat meskipun hanya sebatas tiang pembatas di setiap sudut ...
READ MORE
Pagar BRC merupakan salah satu pagar yang terbuat dari besi berjenis U-50, dibuat dalam berbagai bentuk yang menarik, ramping dan pada umumnya berkesan minimalis. Pagar BRC dalam proses pembuatannya dicelupkan ...
READ MORE
Cara Memasang Bata Hebel
Cara Mengoptimalkan Fungsi Pagar
Mengenal Kelebihan dan Manfaat Pagar BRC
Share Button

6 Comments

Post a comment