Cara Menghilangkan Noda Hitam, Coklat pada Dinding

Noda hitam atau coklatĀ  pada dinding biasanya akan terlihat pada dinding yang baru saja diplamir, dalam pengertian lain dindingnya diplester saja tanpa diaci. Gejala ini akan sangat mengganggu proses pengecatan terutama jika cat tembok yang digunakan berwarna putih atau semisalnya. Pada dinding lama juga biasanya akan muncul jika dinding rumah sering terkena tetesan atau rembesan air hujan.

Beberapa penyebab adanya bercak atau noda hitam pada tembok yang masih baru diplamir adalah terdapat kotoran kayu yang terbawa pasir ketika melakukan plester bersama adukan. Hal ini biasanya terdapat pada pasir sungai, ketika digunakan untuk adukan plester tidak disaring atau diayak lagi.

Bagaimana cara menghilangkan noda atau bercak hitam tersebut? Oke, kali ini saya akan berbagi pengalaman baik yang telah saya alami sendiri atau pun beberapa pengalaman beberapa teman atau rekan kerja mengenai cara menghilangkan noda atau bercak coklat kehitaman yang mungkin saat ini sedang Anda alami. Semoga saja tips ini bermanfaat.

  1. Sebagai tindakan pencegahan atau pengurangan jumlah dari bercak yang mungkin timbul setelah dinding diplester, maka lakukan penyaringan pasir menggunakan kawat ayak. Hal ini berguna untuk memisahkan kotoran yang bercampur dengan pasir. Biasanya kotoran kayu akan terpisah dengan sendirinya.
  2. pembersihan tempat setiap akan dan sesudah membuat adukan plester. Hal ini dilakukan agar tempat mengaduk selalu bersih dari kotoran yang menempel, terutama kotoran kayu. Secara logika kotoran kayu atau potongan kayu kecil bersifat mengapung dan tidak bisa menyatu dengan semen atau plesteran, makanya jika potongan kayu ini telah terlanjur tercampur dengan adukan dan telah diplesterkan pada tembok, maka biasanya akan timbul ke permukaan plesteran. Dan hal ini akan terlihat jika dinding atau tembok telah dilapisi plamir (vlamuur).
  3. Jika plesteran telah selesai, jangan langsung Anda plamir sebelum permukaan plesteran mengering dengan sendirinya, biasanya tampak jika plesteran telah berwarna abu-abu pucat.
  4. Lapisi dinding plesteran dengan plamir sebelum dicat. Lapisan plamir ini dilakukan sebanyak minimal dua kali poles hingga permukaan dinding rata dan halus. Lakukan hal ini seperti cara melapisi dinding dengan plamir.
  5. Biarkan mengering seluruh lapisan plamir (vlamuur) sebelum mengecat. Pada saat bersamaan, jika kotoran kayu masih ada, maka akan muncul dan tampak berwarna coklat kehitaman. Anda harus buang dengan sekrap terbuat dari besi tipis, dengan ‘mencungkilnya’, kemudian poles dengan plamir.
  6. Jika seluruh permukaan dinding yang diplamir telah mengering, lapisi dinding dengan cat dasar (sealer) sebelum dilapisi dengan cat finished. Hal ini berguna untuk menambah rekat cat finished dan menutupi bercak coklat pada dinding, karena lapisan karetnya.

Dengan cara seperti di atas, insya Allah bercak coklat tidak akan muncul kembali di hadapan Anda. Semoga manfaat artikel cara menghilangkan noda hitam, coklat pada dinding ini.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *