Cara Menghitung Kuda-kuda Kayu

Advertisement

Kuda-kuda merupakan susunan kerangka (kayu, baja ringan, baja berat, sofi-sofi) yang berbentuk segitiga dan berfungsi sebagai penopang beban atap secara keseluruhan. Susunan kuda-kuda bisa dimodifikasi sesuai dengan gaya atau bentuk atap rumah. Misalnya bentuk kuda-kuda atap limas tentunya berbeda dengan bentuk kuda-kuda atap gudang. Namun cara menghitung kebutuhan kayu untuk setiap jenis kuda-kuda relatif sama.

Jenis kayu yang baik untuk kuda-kuda

Kayu yang akan dibuat kuda-kuda harus memiliki persyaratan tertentu untuk menjamin ketahanan dan kekuatan ketika menopang beban berat seluruh atap. Seperti harus kuat, keras, tahan rayap dan lapuk. Beberapa contoh kayu yang bisa digunakan untuk kuda-kuda antara lain, kayu brumbung, onglen, borneo, kayu ulin, kayu sinkil asal Kalimantan dan sebagainya.

Umur pohon ketika ditebang untuk dijadikan kayu juga harus memenuhi persyaratan tertentu, seperti sudah berumur tua. Dengan demikian diperoleh jenis kayu yang kuat dan tahan rayap. Hal ini dapat dilihat dari segi warna kayu, jika warna kayu tampak gelap, maka biasanya umur kayu sudah cukup tua.

Kayu yang digunakan untuk kuda-kuda jika hendak di-exposed, maka sebaiknya di sugu dan diprofil agar tampak bagus. Biasanya cara ini digunakan pada carpot, gazebo, atau garasi dan ruang pertemuan seperti rumah joglo asal Jawa Tengah. Jadi plafonnya berada di atas kuda-kuda dan gording. Namun jika tidak akan diperlihatkan atau tertutup oleh plafon, maka kayu kuda-kuda tidak perlu disugu dengan planner dan diprofil.

Rumus dan koefisien menghitung kuda-kuda kayu

Berbeda dengan kuda-kuda baja ringan, kuda-kuda kayu dihitung dengan satuan kubik (m³), bahan baku yang diperlukan adalah kayu ukuran 6/12, 8/12, 8/15. Memang pada kenyataannya, rata-rata di Indonesia ukuran kayu di atas kertas jauh berbeda dengan ukuran  kayu di pasaran.

Rumus dasar yang dipergunakan untuk menghitung vulome kuda-kuda adalah sebagai berikut:

Volume = Luas penampang X Panjang

Berikut koefisien dasar perhitungan per satu meter kubik kuda-kuda kayu:
1. Kayu balok 1,2 m³
2. Paku 10 cm dan 12 cm = 5,8 kg
3. Baut dan besi pelat disesuaikan dengan kebutuhan.

Setelah mengetahui rumus dan koefisien dasar untuk menghitung volume kuda-kuda rumah, sekarang kita akan mencoba mempraktekkan cara menghitung kuda-kuda kayu menggunakan rumus dan koefisien tersebut.

Contoh perhitungan

Sebuah rumah dengan bentang 7 meter, memerlukan kuda-kuda sebanyak 2 buah. Misalnya kayu yang akan digunakan berukuran 8/15 dan panjang kayu 8 meter. Berapa volume kuda-kuda tersebut?
Satu buah kuda-kuda diperlukan kayu sepanjang 29,2 meter atau 8 batang dengan panjang 4 meter.
Untuk dua buah kuda-kuda memerlukan kayu sejumlah 16 batang kayu
Sedangkan volumenya adalah 0,08 X 0,12 X 4 X 16 = 0,6144 m³
Hasilnya dikalikan dengan koefisien di atas.

Sehingga diperoleh volume untuk kuda-kuda kayu sebagai berikut:
1. kayu ukuran 8/15 X 4 m = 0,6144 m³ X 1,2 = 0,73728 m³
2. Paku 4 inchi dan 5 inchi = 5,8 X 0,73728 = 4,276224 kg

Demikian cara sederhana menghitung volume kuda-kuda kayu. Semoga manfaat.

Share Button

5 thoughts on “Cara Menghitung Kuda-kuda Kayu

  1. Iwan Reply

    Berapa kubikah kayu yang d butuhkan untuk membuat kuda kuda dengan luas tanah ukuran 12 ke 6 meter

  2. janto Reply

    sayang tidak ada perhitungan kekuatan berapa berapanya untuk berbagai jenis ukuran, dan jarak bentang. memerlukan ukuran berapa jika jrk bentang 12m ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *