Tips Membuat Awet Dinding Pagar

Pagar sebagai salah satu unsur eksterior rumah, akan menambah keindahan dan identitas pemilik rumah jika salah satu unsur pagar yaitu warna cat terlihat bagus, halus dan tidak luntur. Pada beberapa bagian dari pagar biasanya di cat dengan warna yang bervariasi, terutama pada bagian dinding pagar dan dinding tiangnya. Namun dalam beberapa kasus, tampak oleh kita pagar yang warna catnya sudah pudar, luntur dan mengelupas bahkan berlumut.

Pemirsa bangunrumah.name, saya akan menjelaskan beberapa tips membuat awet dinding pagar, baik warna maupun permukaannya. Semoga bermanfaat bagi Anda.

  1. Jika dinding pagar Anda berupa plesteran dan di finish dengan warna cat, maka ketika melakukan plester, gunakan adukan yang standar, misalnya 1 : 3 (semen : pasir). Adukan yang ideal tidak membuat dinding pecah, retak ataupun rontok, hal ini tentunya akan mempengaruhi keawetan cat.
  2. Saya sarankan, untuk dinding pagar yang diplester harus di-finished dengan aci, jangan gunakan vlamuur (plamir) sebagai finishing-nya. Dinding pagar yang dilapisi aci akan lebih awet, tidak mengelupas dan tidak berjamur.
  3. Untuk teknik pengacian, lakukan dengan cara melapisi dinding plesteran setebal 0,3 mm, gosok dan haluskan menggunakan potongan triplek dan sandal jepit.
  4. Dinding pagar yang telah diaci, beberapa hari setelah kering, lapisi dengan wall sealer sebagai cat dasar dan cat pelengket antara dinding acian dengan cat finishing-nya. Di toko bangunan/material tersedia beragam merek wall sealer. Cara melapisinya dengan mencampurkan air sekitar 10-15 % ke wall sealer, gunakan kuas atau roll, tipis saja.
  5. Setelah kering, ampelas bagian dinding yang telah di lapisi dengan wall sealer. Gunanya adalah agar cat tidak mudah luntur, mengelupas dan tahan jamur. Pengecatan telah siap.
  6. Gunakan cat eksterior, yang mengandung weathershield. Cat ini tidak usah diencerkan dengan air, gunakan roll untuk bagian permukaan dinding yang luas, dan gunakan kuas untuk permukaan lekukan atau sudut, dan tali air.
  7. Ulangi pengecatan sebanyak dua kali, jika cat lapisan pertama telah mengering. Kenapa demikian, jika pengulangan cat dilakukan sebelum cat mengering, maka hasil pengecatan tidak sempurna, dan mengelupas.

Sebenarnya tips di atas merupakan teknik atau cara melakukan pengecatan yang baik, namun menurut saya hal ini juga dapat dijadikan sebagai tips dan cara agar cat pagar awet dan hasil pengecatan menjadi sempurna.

tips membuat pagar awet
Gambar pagar yang diaci

 

Demikian tips membuat awet dinding pagar, moga manfaat ya.

Share Button
author avatar

Penulis menekuni bidang bangun dan renovasi rumah, sebagai operator warehouse, applicator di area Palembang, sejak tahun 2004. Tertarik pada Home Design (interior dan eksterior), blogging, lansekap. Aktif juga menulis di beberapa blog dan situs web-nya, salah satunya adalah situs web WWW.BANGUNRUMAH.NAME ini.

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published