Tombol flush toilet dan kegunaannya

Flush toilet berasal dari bahasa asing (English) yang berupa tombol atau tuas untuk mengatur keluarnya air dari tabung atau sumber air kloset. Istilah ini sebenarnya sudah lama dan kita perlu tahu meski sering menggunakannya. Menurut keepo.me salah satu sumber referensi penulis mengenai artikel ini, flush toilet atau dual  flush button ditemukan sejak tahun 1980-an oleh seorang pekerja perusahaan produk kamar mandi yang bernama Bruce Thomson, berasal dari negara Australia, dan saat ini telah banyak digunakan diseluruh dunia pada beragam merek kloset dan jenis kloset.

fungsi tombol flush pada toilet
Image by: bostonbuildingresources.com

Benda yang bernama flush toilet ini berukuran kecil dan biasanya terdapat dua tombol atau sebuah tuas kecil untuk mengatur keluarnya air dari dalam tabung kloset duduk. Tombol ini terdapat dua jenis yang berdampingan dengan perbedaan volume keluarnya air ketika penyiraman. Tombol dengan ukuran yang lebih besar digunakan untuk menyiram kotoran padat dengan volume output air lebih besar dan banyak. Dengan catatan, tukang kloset tidak salah atau keliru ketika memasang flush toilet ini. Jika Anda sering menggunakannya di kamar mandi, atau toilet umum, tentunya tidak akan bingung jika menemukan si tombol kembar ini. Meskipun tidak ada tulisan PULL seperti  kloset di pesawat terbang (sistem sedot vacuum) atau kereta api.

Hal sepele namun penting untuk diketahui

Tombol flush toilet digunakan pada saat penyiraman, dengan catatan tidak terlalu sering selama duduk di kloset terutama pada kloset duduk yang bertabung, sebab dikhawatirkan akan kehilangan stock air di dalam tabung akibat inputnya tidak terlalu deras. Tips berikutnya adalah gunakan tombol flush toilet ini dengan hanya menggunakan salah satu saja dari kedua tombol dan tidak ditekan secara bersamaan, nggak bakal bisa. D..”

Fungsi dan cara menggunakan flush toilet button

Tombol atau tuas flush toilet dibuat oleh perancangnya untuk  mengatur keluarnya air dari tabung kloset atau sumber lainnya. Meskipun setiap  tipe dan merek kloset membuat bentuk yang berbeda, namun mereka harus mengikuti standar internasional dalam hal fungsi  dan jumlah flush button.

Jumlah tombol flush toilet untuk kloset standar berjumlah dua dengan kegunaan yang sama untuk melakukan penyiraman, Namun berbeda dalam volume air yang dikeluarkan. Pada tombol yang berukuran kecil atau jika terdapat gambar satu tetes air, maka sebaiknya digunakan untuk menyiram kotoran liquid (air seni), sebab volume air  sudah dihitung cukup untuk membersihkan kotoran cair. Kisaran volume air flush toilet kecil kecil ini 3-6 liters.

Sedangkan volume air untuk flush toilet yang berukuran besar atau dengan simbol dua tetes air, sekitar 6-9 liters. Tergantung merek dan besar kecilnya tabung kloset.

Belajar jujur dari hal kecil

Hal ini terlihat sepele namun akan menghemat air jika menggunakan tombol flush dengan benar. Semoga saja tukang kloset tidak terbalik memasangnya, sehingga tombol keluaran air dapat berfungsi sesuai porsinya.

Jika Anda masuk ke toilet dan menggunakan kloset duduk dengan fasilitas ini, maka gunakan tombol flush yang berukuran kecil untuk menyiram kotoran liquid. Sedangkan jika Anda bermaksud membuang kotoran solid (padat), maka menyiram dengan memencet tombol flush toilet yang berukuran lebih besar adalah tindakan bijak.

Selamat menggunakan kloset dengan bijak dan melakukan tindakan tepat sesuai dengan porsi dan kegunaannya. Belajar dari hal kecil untuk melakukan tindakan yang lebih besar merupakan hal yang mudah jika ada kemauan besar untuk berbuat.

author avatar

Penulis menekuni bidang bangun dan renovasi rumah, sebagai operator warehouse, applicator di area Palembang, sejak tahun 2004. Tertarik pada Home Design (interior dan eksterior), blogging, lansekap. Aktif juga menulis di beberapa blog dan situs web-nya, salah satunya adalah situs web WWW.BANGUNRUMAH.NAME ini.

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published