Atap Rooftop, pengertian dan kegunaannya untuk bangunan

Sejak tahun 2004, atap Rooftop telah dikenalkan di Indonesia dan mulai dipasarkan diseluruh kota-kota besar sebagai salah satu unsur pembentuk bangunan yaitu atap. Apakah rooftop itu? Rooftop adalah sebuah nama produk atap yang terbuat dari bahan pastik bergelombang dan berdinding ganda dengan desain yang kuat dan tahan lama. menurut situs aslinya, atap Rooftop dibuat dari bahan uPVC (unplastized polyvinyl chloride) yang berkualitas dan telah diuji untuk memenuhi standar internasional.

atap rooftop

Image by: https://rooftop.co.id/product

Mengenal lebih dekat atap rooftop

Rooftop yag terbuat dari bahan uPVC ini didesain dengan bentuk ergonomis dengan gelombang dan dinding ganda yang berguna untuk memberikan kekuatan dari segi struktur dan sebagai insulasi panas maksimum.

Atap rooftop memiliki sistem interlock sehingga setiap sambungan pada saat pemasangan akan rapat dan tidak ada celah bocor. Kemudian atap uPVC ini juga dilengkapi dengan roofseal yang berguna untuk mengeratkan atap dengan taso sehingga diharapkan tidak ada lagi kebocoran pada bagian sekrup.

Salah satu keunggulan atap jenis uPVC ini adalah dibuat dengan peralatan yang canggih berstandatr internasional.
Meskipun saya sendiri belum pernah merasakan dinginnya atap rooftop, namun perusahaan yang memproduksi atap jenis ini mengklaim produknya sebagai “Atap Dingin Rooftop“, ya semoga saja dingin layaknya atap genteng.
Saat ini penggunaan atap rooftop telah meluas dan diaplikasikan untuk semua jenis dan tipe bangunan. Bahkan menurut situs rooftop.co.id, Rooftop juga dapat diaplikasikan sebagai dinding penutup/wall cladding.[1]https://rooftop.co.id/product

Jenis bangunan dengan atap Rooftop

Jenis bangunan yang telah menggunakan atap rooftop antara lain:

  1. Bangunan/gedung komersial (restoran, mall, taman bermain)
  2. Pergudangan
  3. Berbagai jenis pabrik
  4. Perumahan dan rumah pribadi untuk kanopi, gazebo, carpot, garasi , dan sebagian juga untuk atap rumah.
  5. Gedung olahraga dan stadion
  6. Tempat parkir umum
  7. Masjid
  8. Sekolah dan gedung sarana pendidikan
  9. Rukan
  10. Industri pertanian dan peternakan

Jenis dan tipe atap rooftop

Secara umum atap rooftop memiliki dua tipe/jenis yang dibedakan berdasarkan terang atau tidaknya atap ketika dipasang terhadap sebuah bangunan.

Jenis pertama adalah doff, jenis atap rooftop yang satu ini disinyalir dapat memberikan pertahanan yang maksimum terhadap panas dan radiasi matahari. Jenis atap doff (opaque) dirancang tidak tembus cahaya matahari. Sehingga bangunan akan tertutup dan terkesan gelap seperti atap jenis lainnya (genteng, seng, multiroof, spandek, dll).

Jenis atap rooftop kedua didesain kuat dan memiliki sifat semi transparan sehingga mampu meneruskan cahaya matahari ke dalam ruangan hingga 20%. Gedung yang menggunakan atap tipe ini akan terang di dalam ruangan meskipun tidak menggunakan lampu di siang hari. Jenis rooftop transparan ini cocok digunakan untuk sarana olahraga, industri pertanian dan peternakan, pabrik, dan sejenisnya sehingga dapat mengehemat penggunaan daya listrik.

Sebagai penutup antara kedua ujung atap yang terletak di tengah atap (jika atap berbentuk gudang), rooftop juga telah dilengkapi dengan top ridge atau wuwungan (jawa,sunda) atau biasa disebut bubungan. Tidak perlu khawatir akan kekuatan wuwungan ini sebab diproduksi dengan kualitas bahan yang sama dengan rooftop.

Demikian sekilas review produk atap rooftop yang sebenarnya telah lama dikenal di Indonesia sejak tahun 2004. Semoga menambah wawasan Anda mengenai berbagai jenis atap gedung/bangunan.

Baca juga:

Referensi   [ + ]

1. https://rooftop.co.id/product

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *