Cara sederhana membuat rumah sejuk tanpa AC

Cara sederhana membuat rumah sejuk tanpa AC – Rumah sejuk merupakan impian setiap orang terutama di Indonesia yang beriklim tropis dengan cuaca yang cukup panas terutama di siang hari. Kebanyakan rumah di perkotaan yang telah mengalami “dehidrasi” mulai menggunakan AC untuk mengusir rasa gerah yang amat sangat di dalam rumah. Lalu bagaimana dengan penggunaan daya yang cukup besar dan terjadi pemborosan daya listrik ketika sebuah rumah menggunakan AC hampir di setiap kamar dan ruang tamu serta ruangan lainnya. Tidak ada larangan untuk menggunakan AC sebab hal ini merupakan hak personal dengan tanggung jawab dan resiko yang dibebankan kepada masing-masing individu.

Membuat rumah sejuk tanpa AC

Rumah sejuk tanpa AC dengan penyekat terbuat dari kayu. Image by: ww.ahs.com

rumah sejuk tanpa AC

Sejuk tanpa AC Image by: www.ahs.com

Pada kesempatan kali ini penulis akan menjelaskan trik dan tips mudah agar rumah menjadi sejuk meski tanpa menggunakan Air Conditioner. Paling tidak mengurangi jumlah daya dengan menghemat penggunaan AC yang berlebihan.

Rumah -rumah tradisional yang dibangun oleh perancang pendahulu kita dan sampai saat ini masih ada terutama di pedesaan, baik di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan yang lainnya terasa sejuk meskipun tidak terdapat fasilitas AC sekalipun. Mengapa demikian?

Penyebab cuaca panas

Banyak faktor yang menyebabkan panasnya cuaca secara umum yang jika ditelusuri dengan ilmu alam, akibat dari menipisnya lapisan ozon, sebagai akibat membludaknya rumah kaca yang berdampak negatif terhadap lapisan ozon. Kemudian semakin habisnya tanaman, pepohonan yang berganti dengan tumbuhnya apartemen modern.

Ini sebuah resiko zaman modern yang tidak bisa kita hindari, namun minimal bagi kita sendiri yang masih tinggal di pinggir kota dan kota-kota kecil masih bisa diusahakan untuk menanam pepohonan yang akan menambah sejuk lingkungan luar dan dalam rumah.

Sejuk tanpa AC?

Berikut ini beberapa tips ringan yang dapat membuat rumah sejuk tanpa AC:

  1. Gunakan atap tepas yang lebar dan usahakan menutupi hampir seluruh rumah sehingga tidak ada celah masuknya sinar matahari secara langsung ke dalam rumah yang akan membawa rasa panas dari pantulan cahaya matahari sehingga membuat rumah hangat/panas. Keberadaan kayu dan bahan atap yang tradisionil saat ini sulit diperoleh dan memang dari sisi keawetan tidak dapat bertahan lama. Penggunaan atap sirap yang terbuat dari kayu juga sudah langka dan sulit diperoleh kecuali memesan dari ahli pembuat atap sirap. Efek dari atap ini akan membuat sejuk ruang dalam rumah, penggunaan daun sebagai atap juga membuat sejuk. Coba rasakan jika Anda berada di sebuah pondok yang beratap daun nipah maka akan sejuk dan membuat mata sedikit terpejam menahan rasa kantuk seiring berdesirnya angin sepoi-sepoi…. 😀
  2. Gunakan atap dari genteng yang terbuat dari tanah liat.
    Berbeda sekali ketika masuk di ruangan tanpa AC yang beratap seng atau multiroof dengan masuk ke sebuah rumah yang beratap genteng. Dingin..
  3. Usahakan membuat rumah dengan atap dan plafon yang tinggi dan gunakan ventilasi sebanyak mungkin tanpa mengurangi indahnya desain rumah.
  4. Minimalkan penggunakan kaca terutama jendela dan penyekat ruangan. Usahakan perbanyak unsur kayu di ruangan, meskipun rumah Anda terbuat dari bahan beton dan batu bata sebagai unsur dominan.
  5. Usahakan maksimalkan penggunaan kayu pada bagian plafon dan beberapa penyekat dinding baik yang menempel atau permanen. Dan biarkan berwarna alami tanpa dicat atau jika perlu dilapisi dengan politur saja sehingga tampak alami.
  6. Lengkapi rumah dengan tanaman yang ditanam di dalam pot. Letakkan tanaman di setiap pojok ruangan, terutama yang mengarah ke cahaya matahari sore. Pilih tanaman yang tahan di dalam ruangan. Salah satu jenis tanaman yang dapat bertahan lama di ruangan adalah dari keluarga Palmae. Dengan menghadirkan tanaman didalam ruamh akan membbuat ruangan sejuk, dingin alami.
    Berikut ini beberapa jenis tanaman yang bertahan hidup lama di dalam ruangan: Basil/Selasih, Peace Lily, Bamboo Palm, Umbrella Plants, Spider Plant, Bunga Krisan, Sanseviera (lidah mertua 😛 😛 ), Sirih Gading, Aglaonema, Monstera, Beringin Karet, dan sejenisnya.
  7. Gunakan kipas angin yang dipasang di langit-langit plafon sebagai pengatur rotasi udara panas.
  8. Penggunaan excaust fan di kamar dan beberapa ruangan tertentu akan membantu mengatur sirkulasi udara segar dan mengeluarkan udara panas dalam ruangan, meski cara ini tidak termasuk cara alami, namun dapat juga digunakan sebagai pengganti AC.
  9. Pasang tirai yang terbuat dari bambu atau kayu guna menutup masuknya cahaya langsung dari luar terutama pada celah atau teras yang menghadap ke Barat atau Timur.

    menejukan ruangan dengan tirai bambu

    Tirai bambu penyejuk ruangan
    Image by: builddailys.com

  10. Jangan lupa lengkapi halaman rumah Anda dengan pepohonan yang menyejukan diluar dan dalam ruangan. Pohon yang rindang dapat menghadirkan suasana sejuk di sekitar ruangan. Jika terdapat halaman belakang rumah yang masih mencukupi usahakan tanam pohon rindang, terutama pada arah menghadap matahari pagi dan sore dapat menghalangi masuknya cahaya matahari langsung ke dalam ruangan.
  11. Usahakan membuat rumah menghadap ke arah Utara atau Selatan. Hal ini bukan mitos atau sejenis fengshui, namun secara logika rumah yang menghadap ke Barat akan terasa panas terutama di sore hari hingga malam hari masih terasa sisa panasnya. Karena bagian terbuka dari rumah langsung berhadapan dengan cahaya matahari, begitupun ke arah Timur.

Demikian beberapa tips yang insyaallah dapat menjadikan rumah sejuk layaknya rumah kayu tempo dulu yang masih beratap rumbia dan berdinding kayu. Sejuk dan nyaman tanpa AC akan membuat badan terasa segar dan lebih sehat.

Related  search: Cara membuat ruangan dingin alami, desain rumah sejuk tanpa AC, cara mengatasi udara panas di dalam rumah, rumah sejuk dengan ventilasi proporsional, cara mendinginkan kamar yang panas, cara mendinginkan ruangan dengan kipas angin, agar kamar tidak panas dan pengap.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *