Category Archives: Alat/Perkakas

Kelebihan dan kekurangan bio septic tank

Kelebihan dan kekurangan bio septic tank – Penggunaan toilet atau WC sebagai tempat membuang kotoran padat dan cair merupakan hal yang wajib bagi sebuah bangunan, baik itu rumah tinggal, kantor, ruko, kampus, apartemen, hotel, sekolah dan sejenisnya. Kemana semua kotoran akan ditampung? Tentunya terdapat sejenis wadah atau tempat penampungan bagi kotoran yang jika dibuang sembarangan akan sangat mengganggu lingkungan dan berdampak buruk bagi kesehatan.

kelebihan dan kekurangan bio septic tank

Image by: cm-bbs.net

Selama ini tempat penampungan limbah dari WC atau kloset berupa pasangan batu bata dan cor beton bertulang dengan beberapa penyaringan pada bagian luar dinding septic tank dengan ijuk dan pasir. Hal itu dilakukan dengan harapan agar resapan air kotor yang berada dalam septic tank menjadi bersih dan tidak mencemari air tanah. Namun jika dihitung dari segi waktu, lama-kelamaan air resapan juga akan tercemar dimakan waktu, sebab sulit bagi kita untuk merawat jenis septic tank yang konvensional, misalnya menggali lagi bagian luar dinding septic tank untuk mengganti ijuk dan pasir dengan yang baru sebagai filter/resapan.

Dengan semakin majunya teknologi dalam bidang struktur, konstruksi, arsitektur yang dipadukan dengan ilmu lingkungan (biologi dan kesehatan), ditemukanlah sebuah teknologi dalam bidang bangunan salah satunya adalah alat pembuangan limbah kotor yang diharapkan dapat menggantikan fungsi septic tank tradisional. Munculnya bio septic tank telah disambut baik beberapa tahun terakhir oleh masyarakat yang peduli akan kesehatan lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan telah digunakannya septic tank bio di rumah mereka, terutama di kompleks perumahan menengah ke atas.

Kelebihan bio septic tank yang harus Anda ketahui

Para ahli telah menemukan sejenis tanki limbah yang disebut bio septic tank untuk menggantikan keberadaan septic tank konvensional. Tanki ini disebut sebagai bio septic karena mampu mengolah limbah padat dengan cepat menjadi limbah cair tanpa bau dan berwarna jernih ketika keluar dari tanki pengolahan ke selokan.

Limbah padat diolah oleh sebuah alat yang dinamakan biofilter yang dilengkapi dengan banyak sekali bakteri pengolah limbah menjadi cairan kemudian melalui pipa desinfektan yang dapat merubah cairan menjadi tidak berbau dan berwarna bening.

Berikut ini beberapa keunggulan atau kelebihan dari septic tank bio (sebagian orang menyebutnya dengan biotech, padahal itu salah satu merek dari produk bio septic tank saja).

  1. Kelebihan utama dari septic tank bio adalah ramah lingkungan, artinya limbah yang keluar dari tanki ini tidak berbau dan tiaman bagi lingkungan dan dijamin tidak meresap ke air tanah. Kalaupun meresap biasanya pada parit atau selokan pembuangannya yang bocor.
  2. Memiliki daya tampung yang pas, sesuai dengan kebutuhan. Sebab air atau kotoran yang berlebih akan langsung keluar ke arah selokan.
  3. Tidak memerlukan resapan lagi seperti septic tank konvensional (terdiri dari ijuk, koral dan pasir).
  4. Air yang keluar tidak berbau dan berwarna jernih yang jika mengalir tidak mencemari lingkungan sekitar.
  5. Tidak bocor karena terbuat dari serat fiber yang tebal dan tahan lama meskipun dipendam di dalam tanah dalam waktu yang lama.
  6. Kemudahan ketika melakukan pemasangan dan bisa langsung digunakan saat itu juga tanpa perlu pengeringan seperti septic tank biasa.
  7. Awet dan tahan lama karena dibuat dari bahan yang anti korosi dan tahan terhadap air.
  8. Hemat biaya pemasangan sebab hanya diperlukan upah untuk menggali dan memasang beberapa pipa yang sudah siap pasang tanpa keahlian khusus.
  9. Tersedia dengan ukuran yang beragam sesuai dengan kebutuhan dan daya tampung rumah tinggal atau gedung sejenis. Harga juga bervariasi sesuai dengan kualitas dan merek bio septic tank.

Demikian beberapa keunggulan/kelebihan septic tank bio atau septic tank modern yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan. Meskipun begitu, terdapat juga sisi kekurangan/kelemahan dari jenis sepitank modern ini, yaitu harga yang masih cukup mahal sehingga belum terjangkau bagi masyarakat luas. Selain itu Di lingkungan sekitar harus tersedia selokan atau parit yang berguna untuk pembuangan limbah dari septic tank ini, sehingga biotech lebih banyak digunakan pada kompleks perumahan cukup elit yang tersedia selokan dengan bentuk yang cukup baik. Dan untuk rumah tinggal yang masih sendiri harus disediakan bak penampungan sebagai wadah pembuangan limbah dari biotech.

Fungsi dan sistem kerja alat penangkal petir pada bangunan

Penangkal petir adalah sebuah rangkaian jalur yang difungsikan sebagai jalan bagi petir menuju permukaan bumi, tanpa merusak benda-benda yang dilewatinya/disambarnya (https://id.wikipedia.org/wiki/Penangkal_petir). Masih menurut Wikipedia.org, penangkal atau penangkap petir terdiri dari tiga bagian utama yaitu batang penangkal petir, kabel konduktor, dan tempat pembumian.

fungsi dan sistem kerja alat penagkal petir

Image by: www.t-trayusa.com

Sebagian orang bertanya mengapa harus dipasang penangkal petir (kadangkala disebut juga penangkap petir) di rumah terutama jika gedung berada pada posisi tinggi/bertingkat. Penjelasan ringkas berikut dapat menjawab pertanyaan di atas. Menurut ilmu fisika, petir terjadi akibat adanya perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Muatan listrik terjadi akibat adanya pergerakan awan yang bermuatan negatif dan positif yang berinteraksi atau bersinggungan sehingga terbentuklah kilatan listrik yang bermuatan negatif yang diteruskan ke bumi. Kilatan atau petir tersebut akan mengarah ke bumi dan menyambar benda-benda yang paling terdekat dengan kilatan, misalnya pohon tinggi, gedung bertingkat dan yang sejenisnya. Sambaran petir akan membahayakan kita dan alat-alat elektronik terutama yang sedang aktif/digunakan.

Alat penangkal petir dibuat untuk menyalurkan kilatan petir ke bumi tanpa mengganggu benda di sekitarnya.

Sistem kerja alat penangkal petir

Penjelasan mengenai cara kerja alat penangkal petir (grounding system) secara lebih lengkap dapat Anda baca di https://id.wikipedia.org/wiki/Penangkal_petir atau situs lainnya, karena ini bersifat ilmu kelistrikan.

Penjelasan ringkas tentang pengertian dan fungsi dari masing-masing bagian grounding system:

  • Batang penangkal petir (Splitzen), adalah penangkal petir yang terbuat dari batangan tembaga dengan bentuk runcing pada bagian ujungnya. Batangan ini (splitzen) dipasang pada bagian atas bangunan/gedung. Alat inilah yang berguna dan pertama sekali menangkap kilatan petir dan meneruskannya ke kabel konduktor ke bumi.
  • Kabel konduktor
    Kabel konduktor terbuat dari rangkaian kawat tembaga dengan diameter lebih kurang 1 hingga 2 cm. Kabel ini berfungsi untuk meneruskan aliran petir yang bermuatan listrik dari splitzen ke tanah. Kabel konduktor ini dipasang pada bagian luar bangunan.
  • Pembumian
    Batang pembumian yang terbuat dari besi tembaga berlapis baja dengan panjang 1,8 hingga 3 meter dan diameter sekitar 1,5 cm, berfungsi untuk mengalirkan arus listrik dari kabel konduktor ke bumi/tanah.

Sistem pemasangan instalasi penangkal petir (grounding system)

Bagan sistem penangkal petir

Bagan sistem penangkal petir

Batang penangkal petir (splitzen) harus diletakkan di tempat yang tinggi (pada atap bangunan/rumah, atau yang sejenisnya/monumen) yang berguna untuk menangkap kilat dari petir yang akan diteruskan ke bumi.

  • Pemasangan sub-terminal pada rumah sangat dianjurkan untuk menambah keamanan barang elektronik di rumah dari bahaya sambaran petir.
  • Penambahan arester pada sistem instalasi listrik juga dianjurkan agar tegangan listrik dalam rumah menjadi lebih aman dari petir.
  • Terminal dipasang pada bagian luar gedung dan diletakan dalam sebuah kotak pengaman dalam tanah yang menghubungkan beberapa kabel sebelum diteruskan ke bumi.
  • Tanah yang digunakan sebagai tempat pembumian arus bermuatan listrik dari petir, harus memiliki tingkat kekedapan yang tinggi sehingga lebih memiliki nilai tahanan pembumian yang rendah. Tidak dianjurkan untuk menanam kabel grounding/batang pembumian di tanah berpasir atau berbatu.

Pentingnya pemasangan grounding system untuk rumah tinggal atau yang sejenisnya telah dijelaskan di atas pada paragraph kedua. Lalu dimana Anda dapat mencari tempat menjual dan sekaligus mencari tenaga ahli untuk memasangnya? Jangan cemas, Anda dapat mencari toko penjual alat penangkal petir (grounding system) di toko online atau toko elektronik terdekat di kota Anda sekaligus “minta tolong” untuk memasangnya.

Soal harga sangat bervariasi dari masing-masing merek, mulai harga 2 juta hingga puluhan juta rupiah, sesuai dengan besarnya kabel dan daya tangkap atau jangkauan dari alat tersebut.

Referensi:

  • https://id.wikipedia.org/wiki/Penangkal_petir
  • https://khedanta.wordpress.com/2011/04/21/sistim-penangkal-petir-grounding-system-untuk-bangunan-rumah/

Cara mengganti tombol flush toilet di bagian atas tabung

Tombol flush pada tabung kloset yang umumnya menempel di atas tabung kloset berfungsi untuk mengatur keluaran air dari tabung untuk menyiram kotoran solid dan liquid. Lalu bagaimana jika hanya terdapat satu tombol saja pada tabung? Atau keluaran air tidak lancar akibat katup tidak dapat menekan flush valve secara optimal.

cara memasang dan mengganti flush valve

Gambar dual flush valve toilet

Berikut ini akan dijelaskan secara ringkas cara mengganti atau mengatur tombol flush toilet, yang cocok untuk berbagai merek kloset karena memiliki landasan teori yang hampir sama.

  1. Matikan sumber keluaran air, stop kran pada bagian bawah kloset. Sehingga air tidak keluar ketika tabung dilepas.
  2. Lepas tututp tangki air dari tabungnya dengan cara mengangkatnya secara perlahan.
  3. Lepaskan tombol flush toilet dari tempatnya dengan cara memutar drat pengunci pada bagian bawah/dalamnya ke arah kiri. Tahan tombolnya agar tidak ikut berputar.
  4. Buang sisa air yang terdapat pada tangki dengan cara melepas pengunci tangki pada bagian bawahnya. Lepaskan baut pengunci ini menggunakan kunci pas. Putar ke arah kiri dengan perlahan.
  5. Tahan sekrup pada bagian dalam agar tidak ikut berputar, gunakan kunci pas, misalnya ukuran 10 untuk membuka sekrup penahan tangki.
  6. Turunkan dengan perlahan tabung ke bagain bawah/lantai. Gunakan handuk atau lap kering untuk menahan tabung agar tidak lecet atau menggesek lantai. Buka flush valve yang lama, misalnya satu tombol. Gunakan kunci monyet untuk membuka drat pengunci valve. Sebab ukuran drat cukup lebar dan sulit dibuka dengan tangan.
  7. Ganti flush toilet valve dengan yang baru yang dua tombol (alat ini dapat dibeli di toko penjual kloset) flush toilet valve dengan yang baru yang dua tombol (alat ini dapat dibeli di toko penjual kloset).
  8. Pasang kembali seperti memasang tank trim seolah tabung kloset baru.
  9. Kencangkan baut pengunci tabung menggunakan kunci pipa monyet, tahan bagian dalam dengan tangan. Lakukan dengan perlahan namun pasti…D^^ Sehingga tidak terjadi hal yang buruk seperti drat rusak, atau patah pada bagian tuas valve.
  10. Pasang kembali tangki pada dudukan kloset. Gunakan sekrup yang lama jika masih terlihat baik kondisinya.
    Kencangkan dengan perlahan hingga bagian bawah tabung bersentuhan dengan dudukan kloset. Jangan terlalu kencang sebab dikhawatirkan retak atau pecah.
  11. Sambungkan kembali flexible hose untuk mengalirkan air dari sumber air ke tabung.
  12. Lakukan pengetesan dengan menekan tombol flush jika tabung telah berisi air.
  13. Pasang tombol flush toilet, jangan terbalik arah/posisi besar dan kecilnya.
  14. Tutup kembali penutup tabung dan letakkan dengan perlahan. Jika dikhawatirkan bergerak Anda dapat memasang isolasi pada bagian pinggir tutup.

Silakan dicoba, semoga bermanfaat  bagi Anda yang akan mengganti sendiri flush toilet sendiri dengan model terbaru dilengkapi dual flush button yang hemat air.

Tombol flush toilet dan kegunaannya

Flush toilet berasal dari bahasa asing (English) yang berupa tombol atau tuas untuk mengatur keluarnya air dari tabung atau sumber air kloset. Istilah ini sebenarnya sudah lama dan kita perlu tahu meski sering menggunakannya. Menurut keepo.me salah satu sumber referensi penulis mengenai artikel ini, flush toilet atau dual  flush button ditemukan sejak tahun 1980-an oleh seorang pekerja perusahaan produk kamar mandi yang bernama Bruce Thomson, berasal dari negara Australia, dan saat ini telah banyak digunakan diseluruh dunia pada beragam merek kloset dan jenis kloset.

fungsi tombol flush pada toilet

Image by: bostonbuildingresources.com

Benda yang bernama flush toilet ini berukuran kecil dan biasanya terdapat dua tombol atau sebuah tuas kecil untuk mengatur keluarnya air dari dalam tabung kloset duduk. Tombol ini terdapat dua jenis yang berdampingan dengan perbedaan volume keluarnya air ketika penyiraman. Tombol dengan ukuran yang lebih besar digunakan untuk menyiram kotoran padat dengan volume output air lebih besar dan banyak. Dengan catatan, tukang kloset tidak salah atau keliru ketika memasang flush toilet ini. Jika Anda sering menggunakannya di kamar mandi, atau toilet umum, tentunya tidak akan bingung jika menemukan si tombol kembar ini. Meskipun tidak ada tulisan PULL seperti  kloset di pesawat terbang (sistem sedot vacuum) atau kereta api.

Hal sepele namun penting untuk diketahui

Tombol flush toilet digunakan pada saat penyiraman, dengan catatan tidak terlalu sering selama duduk di kloset terutama pada kloset duduk yang bertabung, sebab dikhawatirkan akan kehilangan stock air di dalam tabung akibat inputnya tidak terlalu deras. Tips berikutnya adalah gunakan tombol flush toilet ini dengan hanya menggunakan salah satu saja dari kedua tombol dan tidak ditekan secara bersamaan, nggak bakal bisa. D..”

Fungsi dan cara menggunakan flush toilet button

Tombol atau tuas flush toilet dibuat oleh perancangnya untuk  mengatur keluarnya air dari tabung kloset atau sumber lainnya. Meskipun setiap  tipe dan merek kloset membuat bentuk yang berbeda, namun mereka harus mengikuti standar internasional dalam hal fungsi  dan jumlah flush button.

Jumlah tombol flush toilet untuk kloset standar berjumlah dua dengan kegunaan yang sama untuk melakukan penyiraman, Namun berbeda dalam volume air yang dikeluarkan. Pada tombol yang berukuran kecil atau jika terdapat gambar satu tetes air, maka sebaiknya digunakan untuk menyiram kotoran liquid (air seni), sebab volume air  sudah dihitung cukup untuk membersihkan kotoran cair. Kisaran volume air flush toilet kecil kecil ini 3-6 liters.

Sedangkan volume air untuk flush toilet yang berukuran besar atau dengan simbol dua tetes air, sekitar 6-9 liters. Tergantung merek dan besar kecilnya tabung kloset.

Belajar jujur dari hal kecil

Hal ini terlihat sepele namun akan menghemat air jika menggunakan tombol flush dengan benar. Semoga saja tukang kloset tidak terbalik memasangnya, sehingga tombol keluaran air dapat berfungsi sesuai porsinya.

Jika Anda masuk ke toilet dan menggunakan kloset duduk dengan fasilitas ini, maka gunakan tombol flush yang berukuran kecil untuk menyiram kotoran liquid. Sedangkan jika Anda bermaksud membuang kotoran solid (padat), maka menyiram dengan memencet tombol flush toilet yang berukuran lebih besar adalah tindakan bijak.

Selamat menggunakan kloset dengan bijak dan melakukan tindakan tepat sesuai dengan porsi dan kegunaannya. Belajar dari hal kecil untuk melakukan tindakan yang lebih besar merupakan hal yang mudah jika ada kemauan besar untuk berbuat.

Perbedaan toilet dan WC

Toilet, wc dan kloset menurut Wikipedia, memiliki pengertian yang hampir sama, yaitu secara bahasa (water closet), merupakan salah satu perlengkapan rumah atau gedung pertemuan, perkantoran, hotel yang berguna untuk tempat pembuanagn kotoran manusia baik padat maupun cair. Istilah toilet dan wc digunakan untuk mengacu pada benda atau perlengkapan maupun ruang yang terdapat perlengkapan buang kotoran. Sedangkan di Indonesia sering disebut sebagai kamar kecil untuk memperhalus penyebutan kedua tempat tersebut. [1]https://id.wikipedia.org/wiki/Toilet

perbedaan toilet dan wc

Image credit: pl.aliexpress.com

Kloset

Istilah kloset sendiri terdapat berbagai macam dan dan dalam istilah cara penggunaan dan fasilitasnya terdapat dua jenis, yaitu kloset duduk dengan beberapa fasilitas seperti tabung air untuk menyiram kotoran, flush toilet untuk mempermudah menyiram kotoran dalam kloset. Juga ketersediaan tempat duduk (seat cover) yang dapat diganti sewaktu-waktu tanpa mengganti kloset).

Sedangkan jenis lainnya adalah kloset jongkok yang bisa digunakan di beberapa

Perbedaan toilet dan wc

Image by: pixabay.com

negara Asia termasuk Indonesia. Jenis kloset ini paling lama dikenal dan digunakan di negara kita, meskipun saat ini telah dikembangkan beberapa model dan perlengkapan layaknya kloset duduk. Menurut beberapa ahli kesehatan, jenis kloset ini lebih sehat bagi manusia dibandingkan dengan jenis kloset yang pertama. Tidak hanya kloset duduk, kloset jenis ini tersedia di toko material bangunan dengan beragam merek sesuai dengan kualitas bahan yang digunakan. Faktor yang paling penting adalah ketebalan bahan dasar serta ketebalan dan kehalusan glazur yang membalut kloset duduk. Sehingga kloset akan aman dipakai (tidak mudah pecah) serta awet.

Toilet di negara maju

Toilet di beberapa negara maju digunakan tidak hanya sebagai tempat buang kotoran padat dan cair. Namun sebagai ruang yang dilengkapi dengan westafel, kaca/cermin, jet shower dan gantungan baju serta tissue. Saat ini di negara Indonesia terutama dikota besar dan fasilitas umum yang modern (bandara, kantor, mall, stasiun, dan sejenisnya). Tapi biasanya toilet hanya sebatas buang kotoran dan cuci tangan, dengan ukuran yang minim/kecil.

WC di Indonesia

Istilah wc di Indonesia juga mengacu pada tempat atau ruang dimana kita dapat membuang kotoran cair dan padat dengan fasilitas air bersih, dan biasanya sebatas sebuah bak kecil dan kran. Namun sebenarnya istilah ini sama dengan toilet asalkan dilengkapi dengan fasilitas yang lebih modern.

Perbedaan toilet dan WC

Jadi menurut saya, kedua kata tersebut memiliki maksud dan tujuan yang sama, hanya berbeda istilah saja di Indonesia. Karena kedua kata tersebut mengambil dari kata English. Kalau bahasa kita adalah jamban, atau kakus dengan fasilitas SEADANYA yang biasanya berada di pedesaaan yang sulit dijangkau transportasi dan keterbatasan pengetahuan seseorang.

Demikian perbedaan toilet dan wc secara umum, jika Anda memiliki perbedaan pendapat silakan tulis di kolom komentar dengan bahasa yang sopan. Kecuali kata kloset biasanya akan mengacu pada sebuah benda yang digunakan secara khusus untuk membuang kotoran padat maupun cair, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya.

Referensi   [ + ]

1. https://id.wikipedia.org/wiki/Toilet