Kekurangan dan kelebihan lantai parket kayu

Kekurangan dan kelebihan lantai parket kayu – Kesan mewah dan nuansa alami akan senantiasa hadir di rumah dengan pemasangan lantai kayu atau parket. Udara segar dan selalu terasa sejuk serta injakan telapak kaki yang terasa nyaman juga dapat dirasakan ketika menginjakkan kaki ke lantai kayu.

kelebihan dan kekurangan lantai parket kayu

Image by: delbasso.it

Lantai kayu tidak hanya bisa dinikmati pada rumah tradisional Sumatera, Kalimantan, Sulawesi (rumah panggung), namun saat ini dapat dihadirkan di rumah modern dengan gaya dan motif yang lebih keren dibandingkan lantai rumah kayu/panggung. Lantai parket yang telah dikenal sejak beberapa tahun silam dibuat untuk menggantikan fungsi kayu sebagai lantai dan dipercaya menjadikan ruang yang lebih sehat.

Jenis lantai parket kayu

Secara garis besar lantai parket kayu terdiri atas tiga macam, yaitu:

  1. Lantai parket kayu solid, merupakan lantai parket yang dibuat dari kayu alami/asli dan dipotong dengan ukuran tertentu sehingga lantai tetap bermotif kayu asli/alami. Biasanya memiliki ketebalan 12 hingga 15 mm. Parket jenis ini lebih tahan lama/awet. Kayu yang dibuat biasanya jenis jati, damar, meranti.

    parket solid terbuat dari kayu asli

    Image by: greenwood.ae

  2. Lantai kayu parket laminating (laminate parquet), yaitu parket kayu yang terbuat dari serbuk kayu utuh dibuat melalui proses pemadatan dengan mesin press dan campuran bahan kimia, kemudian dilapisi sejenis motif kayu pada bagian atasnya.

    kekurangan lantai parket kayu jenis laminating

    Image by: selit.com

  3. Lantai parket kayu Vinyl, yaitu parket yang dibuat dengan cara menggabungkan kayu solid dan kayu berkualitas rendah sebagai bagian bawahnya. Ketebalan jenis parket ini sekitar 5 mm.

    Parket vinyl

    Image by: fixr.com

Kekurangan dan kelebihan menggunakan parket kayu

Penggunaan parket kayu untuk lantai akan menimbulkan kesan mewah dan alami. Namun tidak selamanya demikian jika beberapa faktor dalam pemasangan tidak dipenuhi secara lengkap. Misalnya salah dalam memilih jenis parket, motif, pemasangan tidak rapi dan sebagainya.

Terlepas dari kelebihan yang melekat pada lantai parket kayu, terselip juga kekurangan dari jenis lantai alam ini. Oleh karena itu memahami jenis parket sangat penting agar tidak terjadi kesalahan dan hal yang tidak diinginkan dalam pemasangan lantai.

Kekurangan lantai kayu solid yaitu lebih mudah menyusut dan mengembang setelah pemasangan karena terbuat dari kayu asli yang rawan terhadap perubahan cuaca. Kekurangan ini dapat diatasi dengan cara mengeringkan kayu setelah dibelah menggunakan oven.

Kemudian harga yang lebih mahal juga menjadi kekurangan dan kendala jika ingin membeli jenis lantai ini. Kelangkaan produk lantai parket kayu ini menjadikan harga mahal karena ketersediaan kayu alami semakin langka.

Kekurangan lantai parket kayu vinyl, yaitu tidak tahan terhadap serangan rayap dan udara lembab yang berada di bawah lantai parket. Oleh karena itu sangat diharuskan memasang pelapis dari foam dan sejenisnya di bawah parket sebagai pelindung dari udara lembab dan serangan rayap.

Lantai parket kayu laminated juga memiliki kekurangan sebagai berikut: lapisan yang tipis membuat jenis lantai ini masih terasa keras. Kekurangan pada lantai parket vinyl juga menjadi kekurangan jenis parket laminating.

Sedangkan keunggulan dari lantai parket secara umum adalah kesan mewah dan alami yang dihadirkan oleh parket kayu menjadi alasan utama bagi seseorang untuk memasang lantainya dengan parket kayu. Praktis dan cepat dalam pemasangan serta bisa langsung digunakan seketika itu juga setelah proses aplikasi selesai. Mudah dalam perawatan sehari-hari, lantai cukup dipel jika ada kotoran yang menempel.

Kelebihan dari masing-masing jenis parket antara lain dari segi harga. Parket laminated dan vinyl lebih murah dari harga yang ditawarkan oleh parket solid.

Demikian kekurangan dan kelebihan dari parket kayu sebagai bahan pertimbangan bagi Anda sebelum membeli dan memasang lantai parket kayu di rumah Anda. Moga bermanfaat.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *